Beasiswa Kuliah di Australia Untuk S1, S2 dan Studi Doktor | Beasiswa ialah solusi untuk mengatasi biaya kuliah yang sangat tinggi. Kita tahu, bahwa biaya kuliah dikala ini sangat tinggi sehingga info perihal beasiswa terus diburu oleh orang-orang yang ingin melanjutkan studi ke jenajang yang lebih tinggi, baik itu sarjana maupun pasca sarjana. Beasiswa sendiri banyak diberikan baik oleh pemerintah maupun swasta, entah itu melalui BUMN ibarat beasiswa dari pertamina atau tubuh perjuangan lainnya.
Beasiswa dari pertamina tersebut dikhususkan untuk belum dewasa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Lalu bagaimana kalau ingin kuliah di luar negeri misal di Australia. Adakah beasiswa semoga sanggup kuliah gratis di Australia?
Beasiswa kuliah di Australia ternyata juga ada bahkan jumlahnya sangat besar. Biaya yang ditanggung oleh beasiswa tidak hanya menyangkut biaya perkuliahan tapi juga biaya secara keseluruhan. Mulai dari proses pendaftaran, biaya transportasi, biaya penelitian hingga biaya hidup selama di Australia ditanggung secara penuh oleh beasiswa.
University of Adelaide ialah universitas milik pemerintah Australia dengan pendidikan dan penelitian yang unggul didukung oleh para staf akademik kelas dunia dan kehidupan mahasiswa yang dinamis. Berdasarkan catatan QS World University Rankings Tahun 2015 University Adelaide menempati peringkat 113 dunia dari seluruh unversita yang ada di dunia. University of Adelaide memperlihatkan jenjang Sarjana dan Pascasarjana pada program-program berikut: Pertanian, Hukum, Bisnis, Teknik, Matematika dan Ilmu Komputer, Keguruan, dan Sains.
Setiap tahunya Adelaide Institute Undergraduate Scholarship (AIUS) menyediakan 40 kuota beasiswa yang diperuntukan bagi pelajar internasional. Biaya yang ditanggung oleh Beasiswa AIUS ini mencakup serpihan biaya perkuliahan sebesar 25% setiap tahun yang berlaku selama empat tahun (hingga masa studi selesai). Bagi anda yang merupakan lulusan SMA/sederajat, studi foundation, atau ingin transfer ke aktivitas gelar S1 di University of Adelaide sanggup mencoba beasiswa ini.
Beasiswa AIUS terbuka bagi semua disiplin ilmu yang terdapat di University of Adelaide, kecuali Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), Bachelor of Dental Surgery (BDS), Bachelor of Oral Health dan Bachelor of Science (Veterinary Bioscience). Untuk melihat bidang studi apa saja yang ditawrkan, silakan lansung menju ke situs resmi University Adelaide berikut What Can I Study.
2. Calon mahasiswa sanggup mengajukan semua disiplin ilmu yang tersedia pada University of Adelaide kecuali gelar yang telah disebutkan di atas
3. Calon mahasiswa juga akan dipertimbangkan menurut status kewarganegaraan dan pilihan aktivitas studi di University of Adelaide
4. Calon mahasiswa harus telah mendapatkan offer of admission (LoA) dari University of Adelaide sebelum mengajukan aplikasi beasiswa
Silakan anda download dokumen persyaratan registrasi beasiswa AIUS secara rinci di sini Scholarship Conditions.
Cara Pendaftaran :
Untuk sanggup mendapatkan beasiswa dari University Adelaide ini anda harus mendaftar dulu, kemudian menentukan aktivitas yang akan didukung oleh beasiswa tersebut. Setelah itu anda akan mendapatkan penawaran dan harus mengisi formulir online. Kesempatan ini sangat terbatas baik kuota maupun waktu. Untuk semester 2 ini batas waktu registrasi akan ditutup sehabis bulan Juni 2017. Untuk segera lakukan pendaftaran. Untuk lebih terang silakan klik How Do I Apply.
Inilah beasiswa yang sangat bergensi dan selalu diburu oleh mereka pada sarjana yang ingin melanjutkan studinya di Australia untuk mengejar gelar S2 dan Doktor. AAS atau Australia Awards Scholarship ialah aktivitas beasiswa yang digagas oleh Pemerintah Australia bagi para pelajar internasional untuk melanjutkan studi pascasarjana baik Master maupun Doctor dengan durasi waktu kuliah maksimal 2 tahun bagi mahasiswa S2, dan 4 tahun untuk studi Doktor. Program beasiswa ini sebagai bentuk bantuan faktual Benua Australia untuk men-support pembangunan jangka panjang kepada negara-negara yang mempunyai kerjasama dengan Australia.
Berbeda dengan beasiswa AIUS, beasiswa yang diberikan oleh AAS beasiswa bersifat penuh, yaitu beasiswa ini akan menangung/meng-cover semua biaya baik biaya pendidikan dan biaya hidup kepada mahasiswa yang memperolehnya. Biaya apa saja yand akan ditanggung oleh beasiswa AAS ini, berikut rinciannya :
Sangat menarik dan menggiurkan. Pantas saja kalau beasiswa ini selalu menjadi rebutan para sarjana dari banyak sekali negara di dunia. Karena semua biaya ditanggung oleh AAS, mahasiswa yang akan kuliah hanya perlu fokus berguru tidak perlu memikirkan biaya ini dan itu. Karena sebuah biaya sudah ditanggung beasiswa AAS.
1. Berasal dari wilayah geografis yang telah ditetapkan AAS:
a. Aceh
b. Nusa tenggara Timur
c. Nusa Tenggara Barat
d. Papua
e. Papua Barat
2. Calon Penerima Beasiswa yang didominasikan oleh pihak Kedutaan Besar Australia atau oleh pihak anggota aktivitas pemerintah yang dibiayai Australia dengan pertolongan dari pihak Kedutaan Besar Australia
3. Calon akseptor beasiswa yang merupakan kandidat dari instansi pemerintahan sentra (Jakarta atau Regional).
Sedangkan untuk calon akseptor beasiswa dengan kategori “Non-Targeted” ialah:
a. Calon akseptor beasiswa yang merupakan pegawai negeri dan pegawai swata di luar kategori yang telah disebutkan diatas.
b. Calon akseptor beasiswa yang bekerja pada organisasi untuk orang-orang disabilitas juga sangat dianjurkan untuk mengikuti beasiswa ini.
Kemudian untuk persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon akseptor beasiswa ini dibagi lagi menjadi 2 kategori yakni persyaratan umum dari pihak AAS dan persyaratan khusus untuk negara Indonesia.
Untuk mendaftar beasiswa AAS, Anda sanggup mendaftarkan diri secara online pada link: http://oasis.draft.gov.au. Saat mengajukan beasiswa secara online, seluruh dokumen yang disebutkan di atas harus di-scan terlebih dahulu dan di-upload pada laman OASIS. Sangat disarankan untuk seluruh pelamar mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu. Namun jikalau registrasi online ini mengalami kesulitan, gres pelamar mengajukan registrasi secara hardcopy (via pos).
• Hardcopy Application:
Sebelumnya Anda harus men-download Formulir Aplikasi pada link: www.australiaawardsindonesia.org atau mendatangi eksklusif kantor Australia Awards. Formulir aplikasi yang telah dilengkapi beserta dokumen-dokumen yang diharapkan harus sudah dikirimkan sebelum batas waktu registrasi yang ditujukan kepada Australian Awards Office pada alamat berikut:
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
Jl. H. R. Rasuna Said Kav. C-5
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Indonesia
Proses Seleksi:
Setelah melaksanakan proses pengecekan persyaratan dari masing-masing calon akseptor beasiswa, kemudian para peserta yang memenuhi kriteria akan mengikuti seleksi tahap final tersebut berupa tes IELTS serta wawancara yang dilaksanakan oleh tim dari Australian bersama dengan tim dari Indonesia untuk mengkaji dan menyusun kandidat sesuai ranking. Proses evaluasi akan dipertimbangkan menurut kriteria berikut:
- Kompetensi akademi
- Potensi bantuan pada pembangunan di negara asal
- Profesionalitas dan skill kepemimpinan


Berkas Dokumen yang diharapkan pada dikala mendaftar antara lain:
1. Salinan sertifikat kelahiran
2. Bukti kewarnegaraan ibarat KTP/paspor
3. Curriculum Vitae (CV) Terbaru
4. Ijazah/gelar pendidikan tingkat lanjut dan tingkat tinggi yang resmi (legalisir*)
5. Transkrip nilai pendidikan tingkat lanjut dan tingkat tinggi resmi (legalisir*)
6. Hasil tes kecakapan bahasa Inggris (dalam 2 tahun terakhir) TOEFL/IELTS. Tes prediksi TOEFL tidak diterima
7. Untuk calon akseptor beasiswa aktivitas S2 juga wajib menyertakan ijazah D3 jikalau merupakan lulusan Ekstensi D4 atau S1
8. Untuk calon akseptor beasiswa aktivitas S3 juga wajib menyertakan ijazah S1 dan surat acuan akademis dari pembimbing sekolah tinggi pada studi S2
9. Calon akseptor beasiswa S2 dan S3 yang akan mengambil studi dengan menyertakan minimal 50 persen hasil harus mengisi Research Proposal Details pada Formulir Aplikasi
Note: wajib dilegalisir oleh forum resmi yang mengeluarkan dokumen terkait atau notaris. Dokumen yang dilegalisir tersebut wajid memakai cap basah.
Informasi registrasi untuk beasiswa Australian Awards tahun 2017 akan dibuka pada tanggal 1 Februari 2016 dan akan tutup pada tanggal 30 April 2016. Untuk info lebih lanjut mengenai beasiswa S2 dan S3 di Australia oleh AAS, sanggup Anda tanyakan melalui kontak:
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
Jl. H. R. Rasuna Said Kav. C-5
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Indonesia
No. Telp: 021-527-7648
Fax: 021-527-7649
Email: info@australianawardsindonesia.org
Website: www.australianawardsindonesia.org
Sumber Informasi :
Beasiswa S1 dari Australia
Beasiswa S2 dan Doktor Dari Australia
Beasiswa dari pertamina tersebut dikhususkan untuk belum dewasa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Lalu bagaimana kalau ingin kuliah di luar negeri misal di Australia. Adakah beasiswa semoga sanggup kuliah gratis di Australia?
Beasiswa kuliah di Australia ternyata juga ada bahkan jumlahnya sangat besar. Biaya yang ditanggung oleh beasiswa tidak hanya menyangkut biaya perkuliahan tapi juga biaya secara keseluruhan. Mulai dari proses pendaftaran, biaya transportasi, biaya penelitian hingga biaya hidup selama di Australia ditanggung secara penuh oleh beasiswa.
Beaiswa Kuliah di Australia Untuk Program Sarjana (S1)
Baiklah, inilah info penting perihal beasiswa kuliah di Australia yang perlu anda ingat dan catat. Pertama, beasiswa kuliah di Australia khusus untuk aktivitas sarjana atau S1. Beasiswa kuiah S1 ini berasal dari Australia untuk pelajar Indonesia yang beminat melanjutkan S1 di Negeri Kangguru dengan programnya ADELAIDE INTERNATIONAL UNDERGRADUATE SCHOLARSHIPS (AIUS) . Sebuah aktivitas beasiswa yang digagas oleh University of Adelaide untuk para pelajar internasional, termasuk Indonesia. Beasiswa tahunan ini merupakan beasiswa parsial yang nilainya cukup banyak untuk membantu studi anda selama di Australia.University of Adelaide ialah universitas milik pemerintah Australia dengan pendidikan dan penelitian yang unggul didukung oleh para staf akademik kelas dunia dan kehidupan mahasiswa yang dinamis. Berdasarkan catatan QS World University Rankings Tahun 2015 University Adelaide menempati peringkat 113 dunia dari seluruh unversita yang ada di dunia. University of Adelaide memperlihatkan jenjang Sarjana dan Pascasarjana pada program-program berikut: Pertanian, Hukum, Bisnis, Teknik, Matematika dan Ilmu Komputer, Keguruan, dan Sains.
Setiap tahunya Adelaide Institute Undergraduate Scholarship (AIUS) menyediakan 40 kuota beasiswa yang diperuntukan bagi pelajar internasional. Biaya yang ditanggung oleh Beasiswa AIUS ini mencakup serpihan biaya perkuliahan sebesar 25% setiap tahun yang berlaku selama empat tahun (hingga masa studi selesai). Bagi anda yang merupakan lulusan SMA/sederajat, studi foundation, atau ingin transfer ke aktivitas gelar S1 di University of Adelaide sanggup mencoba beasiswa ini.
Beasiswa AIUS terbuka bagi semua disiplin ilmu yang terdapat di University of Adelaide, kecuali Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), Bachelor of Dental Surgery (BDS), Bachelor of Oral Health dan Bachelor of Science (Veterinary Bioscience). Untuk melihat bidang studi apa saja yang ditawrkan, silakan lansung menju ke situs resmi University Adelaide berikut What Can I Study.
Persyaratan Menapatkan Beasiswa AIUS :
1. Calon mahasiswa ialah bukan siswa orisinil atau keturunan Australia dan New Zealand dan mempunya presatai akademik dengan nilai akademik setara dengan IPK 6/7 atau nilai 85% akan menjadi pertimbangan utama.2. Calon mahasiswa sanggup mengajukan semua disiplin ilmu yang tersedia pada University of Adelaide kecuali gelar yang telah disebutkan di atas
3. Calon mahasiswa juga akan dipertimbangkan menurut status kewarganegaraan dan pilihan aktivitas studi di University of Adelaide
4. Calon mahasiswa harus telah mendapatkan offer of admission (LoA) dari University of Adelaide sebelum mengajukan aplikasi beasiswa
Silakan anda download dokumen persyaratan registrasi beasiswa AIUS secara rinci di sini Scholarship Conditions.
Cara Pendaftaran :
Untuk sanggup mendapatkan beasiswa dari University Adelaide ini anda harus mendaftar dulu, kemudian menentukan aktivitas yang akan didukung oleh beasiswa tersebut. Setelah itu anda akan mendapatkan penawaran dan harus mengisi formulir online. Kesempatan ini sangat terbatas baik kuota maupun waktu. Untuk semester 2 ini batas waktu registrasi akan ditutup sehabis bulan Juni 2017. Untuk segera lakukan pendaftaran. Untuk lebih terang silakan klik How Do I Apply.
Beasiswa Kuliah di Australia Untuk Program Pasca Sarja (S2 dan Doktor)
![]() | |
Sumber Image : http://www.educationone-indo.com |
Inilah beasiswa yang sangat bergensi dan selalu diburu oleh mereka pada sarjana yang ingin melanjutkan studinya di Australia untuk mengejar gelar S2 dan Doktor. AAS atau Australia Awards Scholarship ialah aktivitas beasiswa yang digagas oleh Pemerintah Australia bagi para pelajar internasional untuk melanjutkan studi pascasarjana baik Master maupun Doctor dengan durasi waktu kuliah maksimal 2 tahun bagi mahasiswa S2, dan 4 tahun untuk studi Doktor. Program beasiswa ini sebagai bentuk bantuan faktual Benua Australia untuk men-support pembangunan jangka panjang kepada negara-negara yang mempunyai kerjasama dengan Australia.
Berbeda dengan beasiswa AIUS, beasiswa yang diberikan oleh AAS beasiswa bersifat penuh, yaitu beasiswa ini akan menangung/meng-cover semua biaya baik biaya pendidikan dan biaya hidup kepada mahasiswa yang memperolehnya. Biaya apa saja yand akan ditanggung oleh beasiswa AAS ini, berikut rinciannya :
- Pra-kursus bahasa Inggris di Indonesia selama 9 bulan
- Tunjangan hidup di indonesia selama masa pra-kursus bahasa Inggris termasuk tiket pesawat dari tempat asal pelamar ke tempat dilaksanakannya pra-kursus
- Biaya-biaya investigasi media dan rontgen sebagai syarat mendapat visa
- Visa pelajar DFAT dan Student Dependant Visa
- Tiket pesawat PP Indonesia – Autralia pada awal dan final masa beasiswa
- Dana penunjangawal di masa perkuliahan
- Tanggungan biaya pendidikan penuh selama kuliah di Autralia
- Biaya hidup selama di Autralia
- Program pengenalan akademik di Autralia sebelum dilakukan sebelum dilaksanakan perkuliahan selama 4 s/d 6 minggu
- Asuransi kesehatan mahasiswa internasional di Autralia (Overseas Student Health Cover/OSHC)
- Bantuan akademi/tutorial suplemen (jika dibutuhkan)
- Biaya reuni
- Bantuan keuangan untuk penelitian lapangan di Indonesia atau Australia
Sangat menarik dan menggiurkan. Pantas saja kalau beasiswa ini selalu menjadi rebutan para sarjana dari banyak sekali negara di dunia. Karena semua biaya ditanggung oleh AAS, mahasiswa yang akan kuliah hanya perlu fokus berguru tidak perlu memikirkan biaya ini dan itu. Karena sebuah biaya sudah ditanggung beasiswa AAS.
Persyaratan Mendapatkan Beasiswa S2 dan Doktor Dari Australia
Apakah gampang untuk mendapatkan besiswa pasca sarjana yang sangat bergengsi ini? Tentu saja tidak. Semakin besar apa yang akan didapatkan semakin sulit proses mendapatkannya, alasannya ialah tentu saja semakin banyak kompetitornya. Kualifikasi atau persyaratan harus dipenuhi oleh para calon akseptor beasiswa segabiaman yang telah ditetapkan oleh pihak AAS. Untuk kualifikasi calon akseptor beasiswa, AAS membagi menjadi 2 kategori: “Targeted” dan “Non-Targeted”. Penjabaran dari kategori “Targeted” antara lain:1. Berasal dari wilayah geografis yang telah ditetapkan AAS:
a. Aceh
b. Nusa tenggara Timur
c. Nusa Tenggara Barat
d. Papua
e. Papua Barat
2. Calon Penerima Beasiswa yang didominasikan oleh pihak Kedutaan Besar Australia atau oleh pihak anggota aktivitas pemerintah yang dibiayai Australia dengan pertolongan dari pihak Kedutaan Besar Australia
3. Calon akseptor beasiswa yang merupakan kandidat dari instansi pemerintahan sentra (Jakarta atau Regional).
Sedangkan untuk calon akseptor beasiswa dengan kategori “Non-Targeted” ialah:
a. Calon akseptor beasiswa yang merupakan pegawai negeri dan pegawai swata di luar kategori yang telah disebutkan diatas.
b. Calon akseptor beasiswa yang bekerja pada organisasi untuk orang-orang disabilitas juga sangat dianjurkan untuk mengikuti beasiswa ini.
Kemudian untuk persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon akseptor beasiswa ini dibagi lagi menjadi 2 kategori yakni persyaratan umum dari pihak AAS dan persyaratan khusus untuk negara Indonesia.
Persyaratan Umum Untuk Warga Indonesia
- Berusia minimal 18 tahun pada dikala mendaftar
- Merupakan warga negara Indonesia dan mengajukan beasiswa dari Indonesia
- Tidak menikah atau bertunangan dengan penduduk tetap Australia dan Selandia Baru
- Bukan anggota militer
- Bukan merupakan warna negara Australia dan tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia
- Tidak mengajukan permohonan beasiswa AAS jangka panjang lainnya (jika sudah pernah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu dikala berada di Australia. Misalnya, sebelumnya telah mendapat beasiswa AAS dengan durasi empat tahun, maka gres sanggup mengajukan beasiswa AAS kembali sehabis berada di luar Australia selama delapan tahun.
- Memenuhi persyaratan khusus yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia
- Memenuhi persyaratan masuk Universitas yang terdapat di Australia yang menjadi partner dari beasiswa AAS.
- Memenuhi persyaratan dari Departemen Imigrasi da Perlindungan Perbatasan (DIBIT) untuk visa pelajar DFAT
- Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa aneh di Australia (kesehatan, karakter, dll)
Persyaratan khusus bagi untuk warga negara Indonesia
- Mendaftar pada area studi prioritas yang telah disebutkan di atas
- Berusia maksimal 42 tahun pada dikala pendaftaran
- Memiliki IPK minimal 2.9 untuk calon akseptor beasiswa dari fokus wilayah geografis dan IPK minimal 2.75 untuk kategori yang telah ditargetkan
- Untuk calon akseptor beasiswa studi Master (S2): mempunyai kecakapan bahasa Inggris dibuktikan dengan skor minimal untuk IELTS 5.5; TOEFL PBT 525; iBT 69.
- Untuk calon akseptor beasiswa studi PhD (S3): mempunyai skor minimal untuk IELTS 6.0; TOEFL PBT 550; iBT 79.
Untuk calon akseptor beasiswa S2 dan S3: hasil skor IELTS atau TOEFL harus dalam jangka waktu 2 tahun; tidak mendapatkan tes kecakapan bahasa Inggris selain yang telah ditentukan (seperti TOEFL prediction test, dll); bagi calon akseptor beasiswayang berasal dari fokus wilayah geografis yang ditentukan oleh AAS, minimal IELTS 5.0 (atau skor TOEFL yang setara); melampirkan detail kontak dari tempat mengambil tes bahasa Inggris tersebut guna verifikasi hasil tes TOEFL; melampirkan minimal 1 salinan dari tes TOEFL yang resmi
- Untuk calon akseptor beasiswa Studi Master (S2) telah menuntaskan studi S1. Sedangkan untuk calon akseptor beasiswa Doktor (S3) telah menuntaskan studi S2. Pelamar studi S3 hanya dipertimbangkan bagi mereka yang merupakan staf perguruan tinggi, institusi pendidikan tinggi, sentra riset, atau kandidat yang telah ditargetkan pada instansi lainnya yang mempunyai kaitan dengan kegiatan Pemerintah Australia. Sangat disarankan untuk calon akseptor beasiswa S3 mempunyai surat Dukungan (Letter of Support) dari perguruan tinggi di Australia untuk bidang studi yang diusulkan.
- Menjawab seluruh pertanyaan yang terdapat di Form Aplikasi
- Jika lolos seleksi beasiswa AAS, calon akseptor beasiswa bersedia untuk mengambil pra-kursus bahasa Inggris (English for Akademic Purposes) dari hari Senin s/d Jumat pukul 08.00 s/d 16.00 di Indonesia sebelum keberangkatan ke Australia
Cara registrasi bagi calon akseptor beasiswa AAS
• Online Application:Untuk mendaftar beasiswa AAS, Anda sanggup mendaftarkan diri secara online pada link: http://oasis.draft.gov.au. Saat mengajukan beasiswa secara online, seluruh dokumen yang disebutkan di atas harus di-scan terlebih dahulu dan di-upload pada laman OASIS. Sangat disarankan untuk seluruh pelamar mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu. Namun jikalau registrasi online ini mengalami kesulitan, gres pelamar mengajukan registrasi secara hardcopy (via pos).
• Hardcopy Application:
Sebelumnya Anda harus men-download Formulir Aplikasi pada link: www.australiaawardsindonesia.org atau mendatangi eksklusif kantor Australia Awards. Formulir aplikasi yang telah dilengkapi beserta dokumen-dokumen yang diharapkan harus sudah dikirimkan sebelum batas waktu registrasi yang ditujukan kepada Australian Awards Office pada alamat berikut:
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
Jl. H. R. Rasuna Said Kav. C-5
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Indonesia
Proses Seleksi:
Setelah melaksanakan proses pengecekan persyaratan dari masing-masing calon akseptor beasiswa, kemudian para peserta yang memenuhi kriteria akan mengikuti seleksi tahap final tersebut berupa tes IELTS serta wawancara yang dilaksanakan oleh tim dari Australian bersama dengan tim dari Indonesia untuk mengkaji dan menyusun kandidat sesuai ranking. Proses evaluasi akan dipertimbangkan menurut kriteria berikut:
- Kompetensi akademi
- Potensi bantuan pada pembangunan di negara asal
- Profesionalitas dan skill kepemimpinan


Berkas Dokumen yang diharapkan pada dikala mendaftar antara lain:
1. Salinan sertifikat kelahiran
2. Bukti kewarnegaraan ibarat KTP/paspor
3. Curriculum Vitae (CV) Terbaru
4. Ijazah/gelar pendidikan tingkat lanjut dan tingkat tinggi yang resmi (legalisir*)
5. Transkrip nilai pendidikan tingkat lanjut dan tingkat tinggi resmi (legalisir*)
6. Hasil tes kecakapan bahasa Inggris (dalam 2 tahun terakhir) TOEFL/IELTS. Tes prediksi TOEFL tidak diterima
7. Untuk calon akseptor beasiswa aktivitas S2 juga wajib menyertakan ijazah D3 jikalau merupakan lulusan Ekstensi D4 atau S1
8. Untuk calon akseptor beasiswa aktivitas S3 juga wajib menyertakan ijazah S1 dan surat acuan akademis dari pembimbing sekolah tinggi pada studi S2
9. Calon akseptor beasiswa S2 dan S3 yang akan mengambil studi dengan menyertakan minimal 50 persen hasil harus mengisi Research Proposal Details pada Formulir Aplikasi
Note: wajib dilegalisir oleh forum resmi yang mengeluarkan dokumen terkait atau notaris. Dokumen yang dilegalisir tersebut wajid memakai cap basah.
Informasi registrasi untuk beasiswa Australian Awards tahun 2017 akan dibuka pada tanggal 1 Februari 2016 dan akan tutup pada tanggal 30 April 2016. Untuk info lebih lanjut mengenai beasiswa S2 dan S3 di Australia oleh AAS, sanggup Anda tanyakan melalui kontak:
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
Jl. H. R. Rasuna Said Kav. C-5
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Indonesia
No. Telp: 021-527-7648
Fax: 021-527-7649
Email: info@australianawardsindonesia.org
Website: www.australianawardsindonesia.org
Sumber Informasi :
Beasiswa S1 dari Australia
Beasiswa S2 dan Doktor Dari Australia
Post a Comment for "Informasi Penting : Beasiswa Kuliah Di Australia Untuk S1, S2 Dan Studi Doktor"